ARTIKEL ARKENAS

Kategori Arkeologi Klasik Hindu Buddha

Dibaca 74 kali article

Tebaran Tinggalan Megalitik dan Batu-Batu Candi Bertebaran Saat Merapi Meletus

Tuesday 30, Apr 2019 09:52 AM / Atika

Desa Tirto, adalah salah satu desa di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Lokasi desa berada di kaki Gunung Merapi dengan batas-batas desa : Desa Somakreto di sebelah timur; Desa Jamuskauman di sebelah selatan; Desa Baturono di sebelah barat; dan sebelah Barat Laut adalah Desa Tersan Gede. Desa Tirto meliputi 6 dusun, yaitu Dusun Ngentak, Nglempong, Tegal, Tirto, Piton, Grogolan, dan Putat. Lingkungan desa yang terletak di kaki Gunung Merapi secara umum…



Mintaqulburuj
Monday 11 / Atika

Sebuah artefak yang berkaitan dengan upacara dan astronomi adalah Mintaqulburj atau “Bejana Zodiak”. Di Indonesia benda ini ditemukan di daerah…

Bhatara Lokanatha dari Gunung Tua
Tuesday 08 / Atika

Gunung Tua adalah ibukota Kecamatan Padang Bolak dengan jumlah penduduk yang cukup padat. Karena letaknya di persimpangan jalan Pakanbaru-Rantauprapat dan…

“Melacca Strait Dream” merasuki Singapura
Monday 24 / Atika

“Barang­siapa yang dapat menguasai Selat Melaka, dialah yang meme­gang kendali perda­gangan Venesia”. Demikian sepenggal kalimat dalam sumber Portugis tahun 1536…

Candi Solok Sipin
Wednesday 14 / Atika

Runtuhan bangunan Solok Sipin terletak di Kelurahan Sipin, Kecamatan Jambi Kota, Jambi. Situs Solok Sipin terletak pada sebidang tanah di…

Candi Jepara
Friday 09 / Atika

Jauh di daerah hulu sungai Komering, pada jarak sekitar 700 meter dari tepi Danau Ranau, di Desa Jepara (Kec. Banding…

Candi Binginjungut
Wednesday 24 / Atika

Candi Binginjungut terletak di sisi sebelah timur Sungai Musi pada sebidang tanah datar, di Desa Binginjungut, Muara Kelingi, Musi Rawas…

Dapunta Hyang Srijayanasa Sudah Lebih Dulu Mencanangkan Penanaman Pohon
Wednesday 18 / Atika

“Pada tanggal 23 Maret 684 Masehi, pada saat itulah taman ini yang dinamakan Sriksetra dibuat di bawah pimpinan Sri Baginda…

Pesan dari Nalanda
Thursday 29 / Atika

Prasasti Nalanda merupakan lempengan prasasti tembaga yang ditemukan di Nalanda pada tahun 1921 di depan pintu masuk Monastery Site 1,…

Palembang Tanah Tak Bertuan
Wednesday 26 / Atika

Setelah Sriwijaya mengalami kemunduran dan pusat pemerintahan dipindahkan ke Jambi (abad ke-13 Masehi), beberapa abad kemudian (abad ke-15 Masehi) di…

Sistem Birokrasi Kadatuan Sriwijaya
Friday 23 / Atika

Tidak banyak data tertulis yang berupa prasasti yang menyebutkan sistem birokrasi Kadatuan Sriwijaya. Satu-satunya data yang berisikan informasi mengenai sistem…

Pedagang Tamil: Percepat Keruntuhan Sriwijaya
Wednesday 24 / Atika

Orang-orang Tamil diketahui telah lama menetap di beberapa tempat di wilayah Sumatra bagian utara dan wilayah sekitarnya, seperti di Myanmar,…

Malayu Pendahulu Sriwijaya yang Tetap Bertahan
Tuesday 05 / Atika

Beberapa puluh tahun sebelum lahirnya Kadatuan Sriwijaya di Sumatra telah ada Kerajaan Malayu. Setidak-tidaknya demikian pemberitaan I-tsing dalam catatan hariannya.…

Kawasan Pendukung Kota Sriwijaya di Pedalaman
Tuesday 22 / Atika

Jauh sebelum timbulnya peradaban yang ditandai dengan adanya insti­tusi yang berbentuk Kadatuan di Palem­bang, di daerah pedalaman hulu sungai-sungai yang…

Kehidupan Beragama di Sriwijaya
Friday 26 / Atika

Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan bahari, tetapi dikenal juga sebagai salah satu pusat penyebaran agama Buddha dan pengajaran bahasa Sansekerta. Karena…


Publikasi Penelitian

Penelitian Lainnya research

Pola Perdagangan dan Jaringan Pelayaran di Maluku Tengah Abad XV-XVII dari Hitu ke Ambon

Wednesday 18 / Atika

Penelitian Arkeologi Maritim Tahun 2017: Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, terbentang dari Sabang di barat hingga  Marauke  di  timur,  dari  Miangas  di  utara  hingga  Rote  di  selatan. Penyebutan…

Baca Selengkapnya...