Artikel ARKENAS

Arkeologi Klasik Hindu Buddha

Dibaca 575 kali
  • article

  • article

  • article

  • article

Candi Binginjungut

Wednesday 24, May 2017 09:04 AM / Atika

Candi Binginjungut terletak di sisi sebelah timur Sungai Musi pada sebidang tanah datar, di Desa Binginjungut, Muara Kelingi, Musi Rawas (Sumatera Selatan). Di sebelah utara menuju ke arah tenggara membentang tang­gul tanah yang berukuran tinggi sekitar 2 meter. Di sebelah tenggara tanggul tanah ini membelok ke arah selatan, dan dari selatan tanggul tanah ini terus ke arah barat. Pan­jang seluruh tanggul tanah ini sekitar 700 meter. Di sebelah barat, pada jarak sekitar 50 meter mengalir Sungai Musi yang arah alirannya menu­ju arah utara. Pada sisi ini tebing sungai Musi cukup curam dengan ketinggian sekitar 20 meter. Menuju arah baratdaya, pada jarak sekitar 200 meter terdapat Sungai Tapi yang bermuara di sungai Musi.

Situs Binginjungut letaknya di sebe­lah timur sungai Musi di Kabupaten Musi Rawas. Situs ini untuk per­tama kalinya dilaporkan oleh Schnitger pada tahun 1937 dalam bukunya yang berjudul The Archaeo­logy of Hindoo Sumatra. Selan­jutnya ia me­nyebutkan dari situs ini ditemu­kan se­buah arca Bodhisattwa Awalo­kitesvara yang bertangan empat (disimpan di Museum Na­sio­nal, D-216-247) dan sebuah arca Bud­dha yang be­lum selesai (kini disim­pan di Museum Balapu­tra­dewa, Palem­bang).

Arca Bodhisattwa Avalo­kitesvara yang bertangan em­pat digam­barkan dalam posisi ber­diri (berukuran tinggi 192 cm) dan memakai mahkota dengan hiasan Bud­dha Amitabha. Di ba­gian punggung­nya terdapat tu­lisan yang berbunyi //dan acaryya syuta//. Arca ini ada­lah arca Maha­yana yang dibuat di tempat se­telah kelu­arga Sailen­dra berkuasa di Jawa pada abad ke-7-9 Masehi. Berdasarkan ben­tuk tulis­an­nya, diduga berasal dari sekitar abad ke-8 Masehi.

Hal yang menarik dari arca Bodhisattwa Avalo­kites­vara ini adalah informasi yang dipahatkan pada bagian punggung arca yang bacaannya adalah //dan acaryya syuta//. “dan acaryya” adalah nama gelar pendeta Hindu. Ini artinya mungkin arca tersebut dibuat atau dipersembahkan oleh seorang pendeta Hindu untuk kepentingan pemujaan masyarakat pemeluk ajaran Buddha Mah?yana. Melalui informasi ini dapat diperoleh gambaran bahwa masyarakat pada waktu itu kehidupan religinya cukup baik dan saling menghormati.

Arca Buddha yang belum selesai digam­barkan dalam posisi duduk dengan tela­pak tangan kanannya diarah­kan ke depan, sedang­kan ta­ngan kirinya tertutup jubah. Ba­gian bawah arca belum selesai dikerjakan. Arca Buddha ini ter­masuk Buddha Mahayana yang dibuat di tempat, dan mung­­kin telah ada ketika I-tsing bermukim di Sriwijaya.

Pada tahun 1997 dan 1998 Balai Arkeologi Palem­bang menga­da­kan peneli­tian arkeologi di situs ini. Dari pe­ne­litian yang dilakukan­nya, tim berhasil menemu­kan struk­tur fon­dasi bangunan bata. Namun karena kotak yang diga­li tidak banyak, atau mungkin keadaan struktur telah ru­sak, maka bentuk dan ukuran denah ba­ngun­an be­lum da­pat diketahui. Lepas dari keadaan situs yang telah rusak, di daerah ini pada masa lampau terdapat sekelom­pok ma­sya­rakat yang menganut ajaran Buddha. Arca sebagai obyek pemujaan kemungkinan dibuat di tempat dengan mendatangkan bahan batu andesit dari tempat lain, mungkin di daerah pegunungan Bukit Barisan. (BBU)


comments powered by Disqus

Baca Lainnya


Berita Arkenas

Publikasi Penelitian
Penelitian Lainnya research

Arkeologi Natuna: Jaringan Pelayaran dan Perdagangan Pulau Terdepan Nusantara

Monday 07 / Atika

Latar Belakang Natuna adalah gugusan Kepulauan Nusantara di Samudra Natuna Utara (Cina Selatan) yang  memiliki posisi penting sebagai kawasan perbatasan NKRI.   Pada saat ini pemerintah sedang membangun dan  memperkuat wilayah…

Baca Selengkapnya...


Kategori Terbitan

Aspek
device it's being served on. Flexible grids then size
1 Tulisan
Amerta
device it's being served on. Flexible grids then size.
20 Tulisan
BPA
device it's being served on. Flexible grids then size.
300 Tulisan
Kalpataru
device it's being served on. Flexible grids then size.
1325 Tulisan
Monografi
device it's being served on. Flexible grids then size.
2000 Tulisan