Berita ARKENAS

Seminar

Dibaca 566 kali news

9 Butir Hasil Simposium Internasional Diaspora Austronesia

Sunday 24, Jul 2016 02:58 AM / Atika

Simposium berskala internasional yang mengusung tema Diaspora Austronesia telah usai. Acara ditutup dengan pembacaan rumusan hasil dan rekomendasi oleh Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Dr. Harry Widianto. Rumusan hasil dan rekomendasi terdiri dari Sembilan butir.

Butir pertama dari hasil dan rekomendasi simposium adalah simposium ini bertujuan untuk mendorong kontribusi dari penyebaran Austronesia sebagai model untuk studi migrasi global. Butir kedua, peserta Simposium yang notabene merupakan para pakar terkait Austronesia dari berbagai disiplin ilmu baik dari dalam negeri maupun luar negeri telah saling berbagi data baru mengenai segala hal tentang Austronesia dari berbagai multidisiplin.

Butir ketiga dari rumusan simposium menyatakan bahwa simposium ini menekankan nilai-nilai dasar budaya Autronesia dalam menjaga keseimbangan antara aspek sosial, alam, dan spiritual religi dalam kehidupan. Keempat, simposium ini mendorong generasi peneliti selanjutnya untuk fokus pada studi Austronesia.

Hasil dan rekomendasi simposium kelima adalah simposium ini mendorong peneliti dan pemerintah untuk bekerjasama dengan masyarakat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan warisan budaya Austronesia, misalnya konservasi gambar cadas sebagai ciri khas dari warisan budaya Austronesia. Butir keenam rumusan simposium memaparkan bahwa simposium telah memberikan pengetahuan tentang harmoni dan persatuan kepada masyarakat bahwa kita mempunyai asl usul yang sama.

Simposium Diaspora Austronesia ini dapat menjadi pendorong bagi Indonesia yang merupakan Negara dengan populasi terbesar penutur Austronesia dan secara geografis memiliki kawasan terluas sebagai kontributor utama dalam studi Austronesia di tingkat dunia adalah butir ketujuh dari hasil dan rekomendasi simposium. Kemudian, butir kedelapan adalah simposium menjadi sarana membangun kerja sama internasional baru untuk penelitian, konservasi, pameran, publikasi, dan  berbagi pengetahuan. Butir terakhir, kesembilan, diharapkan kedepannya simposium serupa dapat digelar secara rutin di Negara-negara asal penutur Austronesia.

Simposium Internasional Diaspora Austronesia dihadiri 200 akademisi dan peneliti dari dari berbagai disiplin ilmu, meliputi arkeologi, antropologi, sejarah, geologi, geokronologi, palinologi, paleoiklim, paleogeografi, paleoantropologi, paleomusikologi, linguistik, dan genetika yang berasal dari 19 negara. Di Indonesia, simposium ini adalah yang kedua kali setelah digelar di Solo pada tahun 2005.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berharap, dengan melihat kembali eksistensi perjalanan penutur Austronesia, diharapkan masyarakat bisa melihat kembali bagaimana keberagaman di Indonesia tercipta.(PHP)


comments powered by Disqus

Baca Lainnya


Artikel Arkenas

Publikasi Penelitian
Penelitian Lainnya research

Penelitian Karakteristik Budaya Maritim Masa Islam Di Pantai Lamreh, Aceh Besar, Aceh, Tahun 2018

Thursday 02 / Atika

Tim penelitian dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) meneliti situs-situs arkeologi pantai di Lamreh, berlangsung dari 8 sampai dengan 23 Juli 2018. Lokasi penelitian termasuk wilayah Desa Lamreh, Kecamatan…

Baca Selengkapnya...


Kategori Terbitan

Aspek
device it's being served on. Flexible grids then size
1 Tulisan
Amerta
device it's being served on. Flexible grids then size.
20 Tulisan
BPA
device it's being served on. Flexible grids then size.
300 Tulisan
Kalpataru
device it's being served on. Flexible grids then size.
1325 Tulisan
Monografi
device it's being served on. Flexible grids then size.
2000 Tulisan