Berita ARKENAS

Seminar

Dibaca 512 kali news

Diskusi Ilmiah Arkeologi di Museum Nasional

Wednesday 03, Sep 2014 01:32 AM / Atika

Museum Nasional, Jakarta – Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komisariat Daerah Jabodetabek menggelar acara Diskusi Ilmiah Arkeologi yang berlangsung pada hari Selasa tanggal 2 September 2014. Diskusi Ilmiah Arkeologi merupakan rangkaian acara dari perhelatan akbar IAAI, yaitu Pertemuan Ilmiah Arkeologi  XIII yang akan diadakan pada bulan Oktober di Makassar.

 Kegiatan diskusi yang diramaikan oleh sekitar enam puluh anggota IAAI Komda Jabodetabek ini mengangkat tema “Integrasi Pengembangan Arkeologi Indonesia”. Tema tersebut sejalan dengan tema Pertemuan Ilmiah Arkeologi XIII yang mengandung ajakan kepada anggota IAAI agar mengevaluasi apa yang telah dilaksanakan serta apa yang seharusnya dilakukan di masa yang akan datang. Arah pengembangan arkeologi dasar dan arkeologi terapan sangat sejalan dengan satu tugas yang diamanatkan oleh UU Cagar Budaya kepada IAAI, yaitu sertifikasi keahlian.

Sertifikasi merupakan pekerjaan yang mutlak harus dilakukan untuk melaksanakan pelestarian Cagar Budaya. Empat tahun sudah undang-undang yang mengatur pelestarian cagar budaya Indonesia lahir, namun belum juga peraturan pemerintah yang merupakan rincian pelaksanaannya disahkan pemerintah. Akibatnya, ada banyak pekerjaan pelestarian cagar budaya yang tertunda. Dimulai dari pendaftaran, penetapan, pemeringkatan cagar budaya sampai dengan pembentukan badan pengelola belum terlaksana dengan benar.

Dari sejumlah makalah yang terkumpul, panitia menyeleksi sembilan makalah terpilih untuk dipresentasikan pada acara Diskusi Ilmiah Arkeologi. Para pembicara terpilih berasal dari berbagai instansi atau bahkan pribadi, antara lain Pusat Arkeologi Nasional, Universitas Indonesia, Balitbang Kemenparekraf, dan pemerhati budaya. Dari sembilan makalah terpilih tersebut, diseleksi kembali oleh Dewan Juri makalah terbaik yang akan mewakili IAAI Komda Jabodetabek di ajang Pertemuan Ilmiah Arkeologi XII.

Makalah terbaik pada Diskusi Ilmiah Arkeologi dimenangkan oleh Karina Arifin, Ph.D. dan Ingrid H.E. Pojoh, M.Si. dari Universitas Indonesia yang secara otomatis menjadi perwakilan IAAI Komda Jabodetabek bersama perwakilan dari delapan Komisariat Daerah lainnya di ajang bergengsi Arkeologi, Pertemuan Ilmiah Arkeologi XIII di Makassar pada bulan Oktober mendatang (Atina Winaya).


comments powered by Disqus

Baca Lainnya


Artikel Arkenas

Publikasi Penelitian
Penelitian Lainnya research

Penelitian Karakteristik Budaya Maritim Masa Islam Di Pantai Lamreh, Aceh Besar, Aceh, Tahun 2018

Thursday 02 / Atika

Tim penelitian dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) meneliti situs-situs arkeologi pantai di Lamreh, berlangsung dari 8 sampai dengan 23 Juli 2018. Lokasi penelitian termasuk wilayah Desa Lamreh, Kecamatan…

Baca Selengkapnya...


Kategori Terbitan

Aspek
device it's being served on. Flexible grids then size
1 Tulisan
Amerta
device it's being served on. Flexible grids then size.
20 Tulisan
BPA
device it's being served on. Flexible grids then size.
300 Tulisan
Kalpataru
device it's being served on. Flexible grids then size.
1325 Tulisan
Monografi
device it's being served on. Flexible grids then size.
2000 Tulisan