Berita ARKENAS

Diskusi Ilmiah

Dibaca 398 kali
  • news

  • news

    Foto bersama dengan para undangan, peneliti Puslit Arkenas beserta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Selatan di kantor KBRI di Berlin, Jerman

  • news

    Para tamu undangan bertatap muka dan berdikusi tentang potensi wisata budaya yang dimiliki Sumatera Selatan di KBRI Berlin, Jerman

  • news

    Adhi Agus sedang memaparkan hasil penelitian arkeolog Situs Gua Harimau di kantor KBRI Berlin, Jerman

Situs Gua Harimau Hadir di Berlin

Monday 19, Mar 2018 11:18 AM / Atika

Bertempat di kantor KBRI di kota Berlin, Jerman, para undangan yang hadir sedang mendegarkan penjelasan secara seksama tentang hasil penelitian arkeologi yang dilakukan secara bertahap  (sejak 2009-2016) di Sumatera Selatan. Presentasi itu disampaikan oleh Adhi Agus Oktaviana, peneliti muda dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional atas undangan pemerintah daerah Oku dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Oku Dan Dinas Budpar Sumatera Selatan.

Menurut keterangan Prof. Truman Simanjuntak bahwa Situs Gua Harimau merupakan situs hunian dan penguburan prasejarah yang sangat kaya dengan berbagai produk artefak dan rangka manusia yang memiliki pertanggalan sangat tua untuk hunian prasejarah Sumatera. Hasil analisis dating terhadap sampel arang yaitu diperoleh umur tertua 22 ribu tahun yang lalu atas okupasi manusia. Para peneliti juga telah berhasil mengidentifikasi ciri dan  karakter manusia Oku terdiri dari ras Australomelanesid dan hidup berdampingan dengan ras Mongoloid. Artinya penemuan tersebut mengajarkan kepada generasi sekarang hubungan yang saling menghargai satu dengan lainnya.

Setidaknya terdapat tiga periode zaman yang dapat diketahui melalui jejak artefaknya, yaitu meliputi budaya awal paleolitik, pre-neolitik, hingga paleometalik. Demikian dijelaskan lebih jauh oleh tim peneliti arkeologi yang dipaparkan dalam buku “Harimau cave”, diterbitkan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional bekerjasama dengan Gajah Mada Press.

Kita tentu berbangga sebagai bangsa, khususnya masyarakat Sumsel atas terselenggaranya kerjasama kebudayaan  tersebut, sekaligus memperkenalkan dan  mempromosikan potensi wisata arkeologi Sumatera lewat event pesta olah raga Asian Games yang akan dipusatkan di Palembang pada tahun 2018 ini. Kesempatan itu, menjadi suatu moment berharga untuk tidak dilewatkan dalam rangka memperkenalkan situs arkeologi Gua Harimau di mata dunia. (Nas)


comments powered by Disqus

Baca Lainnya


Artikel Arkenas

Publikasi Penelitian
Penelitian Lainnya research

Penelitian Peradaban Hindu Buddha Masa Kadiri Singhasari di Kediri Jawa Timur tahun 2018

Wednesday 26 / Atika

Kediri, Jawa Timur-- Pusat Penelitian Arkeologi Nasional kembali mengadakan Penelitian yang mengkaji tentang peradaban masa Kadiri Singhasari di Kediri. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 sd 21 Juli 2018, dipimpin oleh…

Baca Selengkapnya...


Kategori Terbitan

Aspek
device it's being served on. Flexible grids then size
1 Tulisan
Amerta
device it's being served on. Flexible grids then size.
20 Tulisan
BPA
device it's being served on. Flexible grids then size.
300 Tulisan
Kalpataru
device it's being served on. Flexible grids then size.
1325 Tulisan
Monografi
device it's being served on. Flexible grids then size.
2000 Tulisan