Artikel ARKENAS

Arkeologi Klasik Hindu Buddha

Dibaca 2074 kali
  • article

  • article

  • article

  • article

Pedagang Tamil: Percepat Keruntuhan Sriwijaya

Wednesday 24, Aug 2016 10:07 AM / AW

Orang-orang Tamil diketahui telah lama menetap di beberapa tempat di wilayah Sumatra bagian utara dan wilayah sekitarnya, seperti di Myanmar, Thailand selatan, dan Semenanjung Tanah Melayu. Mereka menetap sejak sekurang-kurangnya pada abad ke-10 Masehi.

Keberadaan kumunitas Tamil di wilayah-wilayah tersebut dapat diketahui dari prasasti-prasasti berbahasa Tamil dan arca-arca Hindu dan Buddha yang berlanggam Tamil (India Selatan). Berdasarkan prasasti-prasastinya, dapat diketahui bahwa di wilayah-wilayah tersebut orang-orang Tamil yang sebagian besar berprofesi sebagai pedagang membentuk semacam perserikatan dagang.

Sebuah prasasti batu yang ditemukan di Situs Labo Tua, Barus (Sumatra Utara) bertanggal Februari 1088 berisi tentang Perserikatan Dagang Tamil “Yang Kelima Ratus dari Seribu Arah”, dan kewajiban membayar pajak añcu-tunt-ayam bagi para nahkoda kapal dan kévi.

Prasasti Rajendracola dari Tañjore (1030/1031 Masehi) menye­but­kan tentang penyerangan Sriwijaya dan beberapa tempat di sekitar Selat Melaka oleh Rajen­dra­cola. Motif penyerangan ini diduga karena alasan ekonomi, yaitu penguasaan atas Selat Melaka dimana para pedagang Tamil diwajibkan membayar pajak pada Sriwijaya.

Beberapa pakar beranggapan bahwa raja-raja Cola sering menjalin kerja­sama dengan para saudagar Tamil yang telah masuk ke Asia Tenggara dan Tiongkok. Aki­bat dari kerjasama ini para penguasa Cola bertindak sebagai pelindung dari para saudagar Tamil ini. Mung­kin pajak añcu-tunt-ayam yang ditarik dari para nahkoda kapal dan kevi dipakai sebagai upeti dengan imbalan keamanan para saudagar selama di laut. Dengan mem­bayar pajak/upeti ini Rajendracola “berkewa­jiban” melindungi para saudagar/pelaut Tamil, kapal dan muatan­nya yang beroperasi di sepanjang jalur perda­gang­an/pelayaran.

Para saudagar Tamil tersebut jelas tinggl di Sumatra. Bukti-bukti arkeologis yang berupa arca berlanggam Cola atau arca-arca berlanggam Tamil Nadu pedesaan ditemukan di Situs Kota Cina (Medan) dalam konteksnya dengan bangunan, dan ditemukan di Situs Rantau Kapas Tuo dan Gedung Karya (keduanya di Jambi).

(BBU)



Baca Lainnya


Berita Arkenas

Publikasi Penelitian
Penelitian Lainnya research

Penelitian Karakteristik Budaya Maritim Masa Islam Di Pantai Lamreh, Aceh Besar, Aceh, Tahun 2018

Thursday 02 / AW

Tim penelitian dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) meneliti situs-situs arkeologi pantai di Lamreh, berlangsung dari 8 sampai dengan 23 Juli 2018. Lokasi penelitian termasuk wilayah Desa Lamreh, Kecamatan…

Baca Selengkapnya...


Kategori Terbitan

Aspek
device it's being served on. Flexible grids then size
1 Tulisan
Amerta
device it's being served on. Flexible grids then size.
20 Tulisan
BPA
device it's being served on. Flexible grids then size.
300 Tulisan
Kalpataru
device it's being served on. Flexible grids then size.
1325 Tulisan
Monografi
device it's being served on. Flexible grids then size.
2000 Tulisan

Daftar Bandar Togel Slot Online Terpercaya 2022

togel online

bandar togel

situs togel online

10 Daftar Situs Slot Terpercaya Dijamin VIP

online togel

judi togel online

situs slot online

slot online

togel terpercaya di batam

heromedia

Togel Online Terlengkap dan Terpercaya 2022

togel online

online togel

www togel online com

togel online terpercaya

daftar togel online terpercaya

daftar togel online